Gadis Bone Ngaku Diperkosa Kenalan Baru

Kompas.com - 12/07/2012, 22:54 WIB

BONE, KOMPAS.com - Seorang gadis berusia 15 tahun, sebut saja Mawar (samaran) warga Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengaku diperkosa oleh seorang pemuda yang baru dikenalnya. Dengan didampingi orang tuanya, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Kepolisian Resor Bone, Kamis (12/07/2012).

Kepada polisi, Mawar mengaku awalnya dia diajak bertemu pria kenalan barunya yang diketahui berinisial Sof (20) warga Desa Lompu, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Korban pun bertemu dengan Sof di sebuah pasar tradisional (Palakka), Sabtu (8/07/2012) lalu.

Setelah bertemu dan saling mengenal, korban pun diajak tersangka ke rumah kakaknya. Tanpa rasa curiga, korban pun menuruti ajakan tersangka. Sesampainya di rumah kakak tersangka yang dalam keadaan sepi, korban digerayangi hingga diperkosa beberapa kali. Korban pun berusaha memberontak, namun tak kuasa melawan hingga akhirnya tersangka berhasil melampiaskan nafsu bejatnya.

Korban yang takut akan peristiwa tersebut diketahui oleh keluarganya pun memilih berdiam diri di rumah kakak tersangka. Setelah dua hari kemudian, korban memberanikan diri untuk pulang ke rumahnya. Setibanya di rumah, korban dicerca dengan pertanyaan dari orang tuanya. Tak kuasa mengelak, akhirnya pun korban mengungkapkan peristiwa pemerikosaan yang menimpa dirinya.

Selanjutnya, korban ditemani orang tuanya melaporkan pemerkosaan itu ke Polres Bone. Namun sebelum laporan korban diterima, polisi terlebih dahulu mengantar korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru untuk divisum.

Kepala Unit Setra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Sunu Salwito yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban tentang kasus pemerkosaan. Hanya saja, polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil visum dari tim medis. "Kami sudah menerima laporan korban, namun masih dalam tahap penyelidikan sambil menunggu hasil visum dari RSUD Tenriawaru," singkat Sunu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau